Hari ini aku nonton Ocean's Twelve..heran bgt kenapa ya klo film barat jarang sekali ada celanya. Bahkan dari tadi aku ntn gak ada celanya sama sekali! Cela yang dimaksud adalah kesalahan logika..tapi klo masalah angle dan lain2, wah saya tidak angkat bicara abis gak memahami betul pemikiran seorang camera person=)
Alurnya keren bgt, gabungan antara flashback dgn cerita yang sekarang..tp yg lucu flashbacknya per hari dan per adegan. Yang main, gak usah ditanya emang mampus2an keren semua. Pertama kali ngeliat orang non itali bisa pake baju2 homo-gigolo (yang sutra mengkilat berwarna salem) tapi tetep cowo bgt! Gak lain dan gak bukan itu adalah suaminya Jennifer Anniston..trus yang aktingnya menurutku oke itu Matt Damon, soalnya di film ini dia bisa akting bener2 canggung dan kikuk, beda bgt sm Bourne trilogy (will be). Nah berarti emang aktingnya keren kan..
Dalam dua hari kemarin aku nyelesain satu buku. Judulnya adalah Insiden Anjing Tengah Malam yang bikin Penasaran..gila ini buku bener2 bermutu..MUST HAVE bgt. Kenapa? Karena buku karangan Mark Haddon ini mengisahkan anak penderita asperger..yang salah satu ciri2nya adalah menyukai keteraturan dan pola, tidak menyukai warna tertentu, mahir dalam matematika, tidak suka disentuh..dan tentu pemikiran yang pararel dengan pemikiran manusia normal biasa.
Sekilas aku tertipu. Aku kira penulisnya adalah sang anak sendiri, karena bahasa yang digunakan sangat sederhana sekaligus rumit karena topiknya yang melompat-lompat. Aku sempat membaca perlahan dalam halaman2 tertentu karena ada hitungan matematika rumit yang harus diselesaikan anak tersebut dan aku berusaha memahami alur pemikirannya. Lama kelamaan buku ini tidak hanya menjadi buku yang bercerita secara detail mengenai segala sesuatu, namun juga menjadi semacam buku logika. Makanya sekali lagi aku blg buku tsbt harus masuk kategori MUST HAVE.
Monday, December 27, 2004
Saturday, December 25, 2004
Merry Christmas..!!
Merry Christmas=) akhirnya hari yang indah ini hampir berlalu. What a day, melelahkan sekali. Tapi ga ada yang lebih menyenangkan daripada melihat keluarga besar Widjanarko gathering. Hari ini aku buat minuman yang “menyegarkan”, namanya midori punch. Dengan perpaduan antara soda water, lemon juice, midori, dan vodka absolute ditambah buah kiwi, melon, jeruk..voila, jadilah minuman yang aku bilang tadi..menyegarkan hehehe.
Hari ini gak nyangka bgt klo bang nana sm john bs dateng. Tapi baguslah buat surprisenya okai =) thanks ya bang nana mau bela2in naik motor hahaha..trus tadi nonton di citos film bangsal 13, seperti biasa ada acara ntn sm sodara2. Seru juga filmnya, terlihat sekali fokusnya bang djay thdp kengerian penonton. Tapi sayangnya banyak hal sederhana yang gak logis. Contohnya adalah sebagai berikut :
1. Baju dua pemeran utama wanita gak ganti2, padahal udah dua hari di rumah sakit. Emangnya gak dikasi baju rumah sakit apa? Trus kenapa juga gak ganti baju biasa?
2. Ada adegan di hari kedua atau ketiga, si Nat nanya ke temennya yang jg dirawat di bangsal 13 (aduh lupa deh namanya, sebut aja si X) dia nanya, “loe udah pernah ke kamar mandi blum?” lah, emangnya dua hari itu dia gak ke kamar mandi? Yang bener aja deh cing..
3. Karena Nat dan X gak mau ketauan mereka nabrak org, mereka blg bahwa org yg mereka tabrak itu temen mereka. Dan korban yang ketabrak itu masuk icu, ga sadarkan diri. Coba deh mana ada rumah sakit yang mau dikasi info, “iya dia temen gw, namanya Hera.” tanpa dapet no telp rumah, alamat dan org yang menjamin pembayaran.
4. Ada adegan dimana X mesti dironsen (ini bahasa ind yang betul gak ya?) dan dia udah ngelewatin itu. Trus abis itu ada adegan si Nat ngomel2 ga bs bayar pake kartu kredit. Nah klo gt dari awal bayar pk apa? Klo mau ronsen juga dimana-mana bayar dulu baru boleh ronsen. Ampun deh..
Seinget aku sih yg paling mencolok ya kejanggalan2 di atas..tapi salut bgt sm gambarnya yang halus sm angle yang ok terutama di pembukaan. Baguslah orang Indonesia udah bisa buat film horor yang bermutu hehehe.
Hari ini gak nyangka bgt klo bang nana sm john bs dateng. Tapi baguslah buat surprisenya okai =) thanks ya bang nana mau bela2in naik motor hahaha..trus tadi nonton di citos film bangsal 13, seperti biasa ada acara ntn sm sodara2. Seru juga filmnya, terlihat sekali fokusnya bang djay thdp kengerian penonton. Tapi sayangnya banyak hal sederhana yang gak logis. Contohnya adalah sebagai berikut :
1. Baju dua pemeran utama wanita gak ganti2, padahal udah dua hari di rumah sakit. Emangnya gak dikasi baju rumah sakit apa? Trus kenapa juga gak ganti baju biasa?
2. Ada adegan di hari kedua atau ketiga, si Nat nanya ke temennya yang jg dirawat di bangsal 13 (aduh lupa deh namanya, sebut aja si X) dia nanya, “loe udah pernah ke kamar mandi blum?” lah, emangnya dua hari itu dia gak ke kamar mandi? Yang bener aja deh cing..
3. Karena Nat dan X gak mau ketauan mereka nabrak org, mereka blg bahwa org yg mereka tabrak itu temen mereka. Dan korban yang ketabrak itu masuk icu, ga sadarkan diri. Coba deh mana ada rumah sakit yang mau dikasi info, “iya dia temen gw, namanya Hera.” tanpa dapet no telp rumah, alamat dan org yang menjamin pembayaran.
4. Ada adegan dimana X mesti dironsen (ini bahasa ind yang betul gak ya?) dan dia udah ngelewatin itu. Trus abis itu ada adegan si Nat ngomel2 ga bs bayar pake kartu kredit. Nah klo gt dari awal bayar pk apa? Klo mau ronsen juga dimana-mana bayar dulu baru boleh ronsen. Ampun deh..
Seinget aku sih yg paling mencolok ya kejanggalan2 di atas..tapi salut bgt sm gambarnya yang halus sm angle yang ok terutama di pembukaan. Baguslah orang Indonesia udah bisa buat film horor yang bermutu hehehe.
Monday, December 20, 2004
5 days to Christmas..
Christmas day masih seminggu lagi, maybe exactly 5 hari lagi. Tapi udah dari hari ini aku sangat bersemangat menjelang natal. Hey, serious..i woke up so early this morning, about 7 am maybe?=) dan ternyata memang banyak yang harus dilakukan krn gallery samping blm beres. Begin with the christmas tree, colour of this year is burgundy..susaaaaah bgt nyarinya, cuma ada di Ace tercinta. Hari ini mau adorama, beli hiasan utk pohon natal yang kecil. Mau tau gak specialnya apa? Hiasannya dari kue! Hm, Hansel & Gretel bgt d..lucu2 bgt ada bentuk rumah, pohon natal sampe VW juga ada hehehe..I just love Christmas day!!=)
Friday, December 17, 2004
My missing dog
My cute little one, Boomer..
Yang urakan, ga mau disisir..
Yang jorok, sukanya main ujan2an..
Yang setia banget, nungguin aku pulang..
Yang sukanya mandi salon, manja berat..
Yang tiap hari mintanya makan kue coklat..
Yang maunya disayang-sayang terus..
Yang suka nyelip lewat bawah pager..
Yang ngikutin mobilku sampe ga keliatan..
Yang tidur2an di atas sofa..
Yang bandel bgt suka ngotorin celanaku..
Please becareful, the world is big and you're so small..
So hurry home, i miss you..
Yang urakan, ga mau disisir..
Yang jorok, sukanya main ujan2an..
Yang setia banget, nungguin aku pulang..
Yang sukanya mandi salon, manja berat..
Yang tiap hari mintanya makan kue coklat..
Yang maunya disayang-sayang terus..
Yang suka nyelip lewat bawah pager..
Yang ngikutin mobilku sampe ga keliatan..
Yang tidur2an di atas sofa..
Yang bandel bgt suka ngotorin celanaku..
Please becareful, the world is big and you're so small..
So hurry home, i miss you..
Saturday, November 27, 2004
de journal. journal. jurnal.
Kata. Sedari balita pun kita butuh mengeluarkan kata dari mulut kita, tidak lain apa yang disebut orang dengan berbicara. Kita butuh kata-kata untuk menyatakan kita haus, lapar, lelah yang diikuti dengan pemenuhan kebutuhan kita oleh orang-orang di sekitar kita. Seiring dengan tumbuh kembangnya, kita sebagai makhluk sosial benar-benar tidak bisa terlepas dari kata-kata. Untuk memenuhi kebutuhan kita yang lebih tinggi lagi tingkatannya, tidak hanya sekadar kebutuhan primer, matilah kita bila tidak bisa berkata-kata.
Kita sebagai manusia diberi kelebihan masing-masing. Yang terjadi pada umumnya adalah bagian tertentu dari otak kita memiliki perkembangan yang lebih dibandingkan bagian lainnya. Itulah sebabnya kita biasanya hanya memiliki satu profesi yang benar-benar ditekuni. Sebagai contoh, seorang dokter yang mendapat penghargaan saat menangani kelahiran lima orang anak kembar, tidak mungkin pada saat bersamaan menjadi penyair yang terkenal. Aku tidak bilang hal ini tidak mungkin terjadi, tapi adalah langka untuk bisa memiliki kecerdasan visual sekaligus linguistik yang maksimal pada saat yang bersamaan.
Tidak ada satu profesi pun yang bisa dianggap rendah dari profesi lainnya. Karena profesi yang sebenarnya tidak dapat diukur dari berapa besar gaji yang diterima, melainkan effort kita dalam melaksanakannya. Apakah maksimal atau tidak. Memang sekarang-sekarang ini penulis sudah jauh lebih dihargai oleh masyarakat. Bahkan sekarang menulis menjadi semacam gengsi tertentu bagi sebagian orang yang silau penghargaan orang lain. Tapi sangat disayangkan bahwa lapangan pekerjaan maupun “harga” seorang lulusan jurnalistik belum sama dengan lulusan teknik, ekonomi, dan bahkan design (di Indonesia). Padahal apakah lulusan jurnalistik yang menjunjung tinggi kata itu tidak berharga? Salah besar, tanpa kata bahkan dokter tidak dapat menuliskan resep untuk pasiennya.
Probabilitas munculnya lowongan pekerjaan seperti sudah kita ketahui didominasi oleh para lulusan ekonomi dan teknik. Bila ada pekerjaan umum (non jurnalistik) yang ditawarkan, biasanya dikhususkan bagi lulusan-lulusan non jurnalistik. Sedangkan bila ada pekerjaan yang berkaitan dengan jurnalistik, seperti reporter dan presenter, semua lulusan boleh apply! Nah, aku tidak menyalahkan sedikit pun. Karena adalah era global yang membuka kesempatan apapun untuk siapapun. Tapi lalu apa gunanya spesialisasi? Bukankah negara maju ditandai dengan adanya spesialisasi? Menurutku, ada baiknya tidak hanya pekerjaan jurnalistik yang terbuka untuk umum, melainkan pekerjaan lainnya pun terbuka untuk umum. Bukankah semuanya jadi adil? Tapi ya tentu kita tidak dapat menyerahkan pekerjaan seorang dokter kepada seorang sales. Yah, kalaupun terjadi semoga saja pasien tersebut punya asuransi kesehatan tak terbatas dan pengacara khusus malpraktek hehehehe..
Kita sebagai manusia diberi kelebihan masing-masing. Yang terjadi pada umumnya adalah bagian tertentu dari otak kita memiliki perkembangan yang lebih dibandingkan bagian lainnya. Itulah sebabnya kita biasanya hanya memiliki satu profesi yang benar-benar ditekuni. Sebagai contoh, seorang dokter yang mendapat penghargaan saat menangani kelahiran lima orang anak kembar, tidak mungkin pada saat bersamaan menjadi penyair yang terkenal. Aku tidak bilang hal ini tidak mungkin terjadi, tapi adalah langka untuk bisa memiliki kecerdasan visual sekaligus linguistik yang maksimal pada saat yang bersamaan.
Tidak ada satu profesi pun yang bisa dianggap rendah dari profesi lainnya. Karena profesi yang sebenarnya tidak dapat diukur dari berapa besar gaji yang diterima, melainkan effort kita dalam melaksanakannya. Apakah maksimal atau tidak. Memang sekarang-sekarang ini penulis sudah jauh lebih dihargai oleh masyarakat. Bahkan sekarang menulis menjadi semacam gengsi tertentu bagi sebagian orang yang silau penghargaan orang lain. Tapi sangat disayangkan bahwa lapangan pekerjaan maupun “harga” seorang lulusan jurnalistik belum sama dengan lulusan teknik, ekonomi, dan bahkan design (di Indonesia). Padahal apakah lulusan jurnalistik yang menjunjung tinggi kata itu tidak berharga? Salah besar, tanpa kata bahkan dokter tidak dapat menuliskan resep untuk pasiennya.
Probabilitas munculnya lowongan pekerjaan seperti sudah kita ketahui didominasi oleh para lulusan ekonomi dan teknik. Bila ada pekerjaan umum (non jurnalistik) yang ditawarkan, biasanya dikhususkan bagi lulusan-lulusan non jurnalistik. Sedangkan bila ada pekerjaan yang berkaitan dengan jurnalistik, seperti reporter dan presenter, semua lulusan boleh apply! Nah, aku tidak menyalahkan sedikit pun. Karena adalah era global yang membuka kesempatan apapun untuk siapapun. Tapi lalu apa gunanya spesialisasi? Bukankah negara maju ditandai dengan adanya spesialisasi? Menurutku, ada baiknya tidak hanya pekerjaan jurnalistik yang terbuka untuk umum, melainkan pekerjaan lainnya pun terbuka untuk umum. Bukankah semuanya jadi adil? Tapi ya tentu kita tidak dapat menyerahkan pekerjaan seorang dokter kepada seorang sales. Yah, kalaupun terjadi semoga saja pasien tersebut punya asuransi kesehatan tak terbatas dan pengacara khusus malpraktek hehehehe..
Sunday, November 21, 2004
Sebelum ini, jauh-jauh sebelum hidupku disoroti mentari..
Ada kalanya aku memikirkanmu,
menjadi jengkel dan sedih karenamu..
Mungkin kamu yang paling tahu aku,
siapa aku ini dan bagaimana aku bersikap..
Tak ada yang terluput dari matamu,
kau bahkan tahu kadar rasaku kepadamu..
Tapi kau tetap disana, menunggu di depan pintu,
tanpa melangkahkan sebelah kaki pun ke dalam..
Kau begitu berhati-hati, menangani aku yang fragile..
Seakan kau tak ingin menggangguku,
hanya ingin menikmati wujudku dari jauh..
Hanya menyediakan telinga dan tangan untukku,
menjagaku tetap aman dan hangat,
dalam genggaman hati siapapun..
Setelah beribu purnama kulalui, mungkin langit yang jernih memberi pertanda dalam kerlipnya bintang yang maksimal. Aku mencari kemana-mana, di balik gunung yang tertinggi dan samudera yang terdalam. Ternyata seseorang yang kucari sudah ada di sisiku,
baru terlihat saat aku membutuhkannya..
Mungkin aku harus menutup buku dan memulai suatu kisah baru,
karena akhir yang indah selalu memberiku inspirasi..
menjadi jengkel dan sedih karenamu..
Mungkin kamu yang paling tahu aku,
siapa aku ini dan bagaimana aku bersikap..
Tak ada yang terluput dari matamu,
kau bahkan tahu kadar rasaku kepadamu..
Tapi kau tetap disana, menunggu di depan pintu,
tanpa melangkahkan sebelah kaki pun ke dalam..
Kau begitu berhati-hati, menangani aku yang fragile..
Seakan kau tak ingin menggangguku,
hanya ingin menikmati wujudku dari jauh..
Hanya menyediakan telinga dan tangan untukku,
menjagaku tetap aman dan hangat,
dalam genggaman hati siapapun..
Setelah beribu purnama kulalui, mungkin langit yang jernih memberi pertanda dalam kerlipnya bintang yang maksimal. Aku mencari kemana-mana, di balik gunung yang tertinggi dan samudera yang terdalam. Ternyata seseorang yang kucari sudah ada di sisiku,
baru terlihat saat aku membutuhkannya..
Mungkin aku harus menutup buku dan memulai suatu kisah baru,
karena akhir yang indah selalu memberiku inspirasi..
Welcome Jakarta..!!
Aku baru saja kembali dari Yogya. Dari semua tempat wisata yang ditawarkan oleh temanku Ferly, tidak ada satu pun yang menarik perhatianku. Bukan apa-apa tapi dia memang senang sekali beraktivitas out door yang idem dengan lelah dan keringat. Bayangkan saja, siang hari bolong dia mengajakku ke Borobudur dan Alun2 Kidul. Untung tempat pertama aku lolos, hm cukup sekali semasa sekolah dulu. Tapi yang lucu waktu di Alun2 Kidul. Temanku itu penasaran sekali belum pernah berhasil melewati kedua beringin itu, jadi berkutatlah aku dengan debu dan bisep trisep yang tegang (karena setiap perjalanannya ke beringin yang terhitung lima kali, aku jadi camera person dadakan).
Hanya dua tempat yang menarik minatku, yaitu pasar buku di depan kantor pos besar di Malioboro dan Culture Studies di dekat Atma. Mungkin kalau bisa seharian aku disana, aku pasti membeli banyak buku lama yang murah. Sayang aku hanya sekitar sejam berada di sana. Hasil perburuanku yang paling kubanggakan adalah SGA (seperti biasa), yang berjudul Affair. Seluruh isinya sudah pernah diterbitkan di majalah Jakarta, dan kalau boleh kubilang, hm where those thought came from?!
Aku sempat pergi ke beberapa tempat makan yang menjadi referensi tanteku dan pak dokter Deskian. Btw terima kasih atas jasa besar Actifed selama perjalanan, pak dokter=) Yang pertama adalah restoran Gajah Wong. Memang benar katanya, kalau belum ke Gajah Wong berarti belum ke Yogya. Gajah Wong terdiri dari dua lantai yang terpisah. Di lantai pertama kita dapat menikmati hidangan dengan alunan musik Jazz-Brazil, sedangkan di lantai kedua gamelan dan karawitan terdengar sangat membumi. Interiornya merupakan asimilasi budaya Jawa-Bali dan sedikit Eropa. Dengan penataan meja yang menarik serta adanya pilihan lesehan di dekat taman, Gajah Wong memang sangat mengundang. Terutama bila melihat menu yang variatif, size yang besar dan harga yang terjangkau. Menu yang patut dicoba adalah Orange Duck. Mungkin terlihat promosi sekali, tapi memang benar menurutku restoran ini menempati posisi utama dari restoran yang lainnya.
Tempat makan yang kedua adalah restoran Omah Duwur, yang kami temukan secara tidak sengaja dalam perjalanan menuju Kota Gede. Omah Duwur adalah restoran yang ditempatkan pada rumah kuno dengan langit yang tinggi. Dilengkapi dengan tenda hitam di bagian luar serta landscape yang unik, taman yang asri dengan kolamnya, Omah Duwur memang sesuai dengan referensi.
Tempat makan yang ketiga dan terakhir adalah restoran yang berada di hotel Grand Hyatt. Jangan samakan harga dan view dengan restoran buffeenya. Bogey’s cafĂ© terletak di sebelah lapangan golf di hotel Grand Hyatt tersebut. Bisa dibayangkan menikmati hidangan dengan view lapangan golf di malam hari? Dengan adanya live music, pool table, dan menu yang spesial, lengkaplah sudah makan malam tersebut.
Next time sepertinya harus dicoba menginap di hotel tersebut. Karena viewnya benar-benar luar biasa. Yah mudah-mudahan lain kali juga dengan kepadatan lalu lintas yang sedikit berkompromi, karena kemarin lumayan juga menghabiskan 15 jam di mobil untuk kembali ke Jakarta. Bagaimanapun tetap Jakarta yang menjadi home townku. Mungkin sama seperti yang diceritakan C’mon Lennon dalam Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A!
Hanya dua tempat yang menarik minatku, yaitu pasar buku di depan kantor pos besar di Malioboro dan Culture Studies di dekat Atma. Mungkin kalau bisa seharian aku disana, aku pasti membeli banyak buku lama yang murah. Sayang aku hanya sekitar sejam berada di sana. Hasil perburuanku yang paling kubanggakan adalah SGA (seperti biasa), yang berjudul Affair. Seluruh isinya sudah pernah diterbitkan di majalah Jakarta, dan kalau boleh kubilang, hm where those thought came from?!
Aku sempat pergi ke beberapa tempat makan yang menjadi referensi tanteku dan pak dokter Deskian. Btw terima kasih atas jasa besar Actifed selama perjalanan, pak dokter=) Yang pertama adalah restoran Gajah Wong. Memang benar katanya, kalau belum ke Gajah Wong berarti belum ke Yogya. Gajah Wong terdiri dari dua lantai yang terpisah. Di lantai pertama kita dapat menikmati hidangan dengan alunan musik Jazz-Brazil, sedangkan di lantai kedua gamelan dan karawitan terdengar sangat membumi. Interiornya merupakan asimilasi budaya Jawa-Bali dan sedikit Eropa. Dengan penataan meja yang menarik serta adanya pilihan lesehan di dekat taman, Gajah Wong memang sangat mengundang. Terutama bila melihat menu yang variatif, size yang besar dan harga yang terjangkau. Menu yang patut dicoba adalah Orange Duck. Mungkin terlihat promosi sekali, tapi memang benar menurutku restoran ini menempati posisi utama dari restoran yang lainnya.
Tempat makan yang kedua adalah restoran Omah Duwur, yang kami temukan secara tidak sengaja dalam perjalanan menuju Kota Gede. Omah Duwur adalah restoran yang ditempatkan pada rumah kuno dengan langit yang tinggi. Dilengkapi dengan tenda hitam di bagian luar serta landscape yang unik, taman yang asri dengan kolamnya, Omah Duwur memang sesuai dengan referensi.
Tempat makan yang ketiga dan terakhir adalah restoran yang berada di hotel Grand Hyatt. Jangan samakan harga dan view dengan restoran buffeenya. Bogey’s cafĂ© terletak di sebelah lapangan golf di hotel Grand Hyatt tersebut. Bisa dibayangkan menikmati hidangan dengan view lapangan golf di malam hari? Dengan adanya live music, pool table, dan menu yang spesial, lengkaplah sudah makan malam tersebut.
Next time sepertinya harus dicoba menginap di hotel tersebut. Karena viewnya benar-benar luar biasa. Yah mudah-mudahan lain kali juga dengan kepadatan lalu lintas yang sedikit berkompromi, karena kemarin lumayan juga menghabiskan 15 jam di mobil untuk kembali ke Jakarta. Bagaimanapun tetap Jakarta yang menjadi home townku. Mungkin sama seperti yang diceritakan C’mon Lennon dalam Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A!
Thursday, October 28, 2004
Suami perhiasan siapa dong..?!
Aa Gym adalah salah satu tokoh favoritku. Dalam sebuah dakwah ia berkata, istri adalah perhiasan suami. Suami membanggakan istri hampir sama seperti perempuan membanggakan perhiasannya. Mau dipandang seperti apa oleh orang lain, yang penting adalah selera pemakainya. Jadi wajarlah bila ada suami yang membanggakan istrinya yang gemuk namun pintar memasak, cantik dan berotak minim, atau tidak setia tapi hebat di tempat tidur=) yah tidak seekstrem itu sih..tp kira-kira begitulah gambarannya..
Lalu timbul pertanyaan di benak yang nakal dan ngeyel..apa berarti suami juga perhiasan istri ya?Nanti banyak yg protes lagi, blg perempuan itu gak pernah puas. Udah boleh pake sutra sama emas eh masih mau suaminya sbg perhiasan..ckckckck..well, kalau menurut aku itu tergantung bagaimana menyikapinya. Kebetulan aku juga gak suka klo ngeliat para suami pake perhiasan banyak-banyak. Nanti nyaru, gak tau yang asli dan yang mana tambahan. Aku paling respect sama suami yang menjadikan istrinya sbg perhiasan TIARA..bukannya mau promosi nama sendiri, tapi tiara kan artinya mahkota (bersusun tiga). Jadi berarti suami itu cuma menjunjung satu perempuan utama yang menjadi pendamping hidupnya. Sama kan sang istri..
Yah, mungkin aku terlalu mikirin ego perempuan, yang ini itu maunya adil. Tapi ya itu pikiran aku..kalau ga suka ya ga usah dibaca (lagi!). Jadi intinya..hidup Dewi Yull..!! Gak mati kok kalo pilihannya cuma cerai atau dimadu..
Lalu timbul pertanyaan di benak yang nakal dan ngeyel..apa berarti suami juga perhiasan istri ya?Nanti banyak yg protes lagi, blg perempuan itu gak pernah puas. Udah boleh pake sutra sama emas eh masih mau suaminya sbg perhiasan..ckckckck..well, kalau menurut aku itu tergantung bagaimana menyikapinya. Kebetulan aku juga gak suka klo ngeliat para suami pake perhiasan banyak-banyak. Nanti nyaru, gak tau yang asli dan yang mana tambahan. Aku paling respect sama suami yang menjadikan istrinya sbg perhiasan TIARA..bukannya mau promosi nama sendiri, tapi tiara kan artinya mahkota (bersusun tiga). Jadi berarti suami itu cuma menjunjung satu perempuan utama yang menjadi pendamping hidupnya. Sama kan sang istri..
Yah, mungkin aku terlalu mikirin ego perempuan, yang ini itu maunya adil. Tapi ya itu pikiran aku..kalau ga suka ya ga usah dibaca (lagi!). Jadi intinya..hidup Dewi Yull..!! Gak mati kok kalo pilihannya cuma cerai atau dimadu..
Manjakan intelegensia visual dengan film kartun
Akhir akhir ini aku lagi addict nonton film kartun. Diawali dari Lion King 2 dan 3, Brother Bear, Spirit dan Mulan I. Ternyata film kartun tidak hanya memanjakan intelegensia visual, tapi film kartun sungguh melegakan hati. Ataukah setiap anak kecil mempunyai pandangan yang simple mengenai hidup? Sungguh pada setiap film kartun yang kulihat, baik hollywood ending ataupun tidak, hidup benar-benar sederhana.
Mungkin pola pemikiran semacam ini yang berusaha disiramkan dalam benak anak kecil yang sedang tumbuh. Dijejali dengan hitam putihnya dunia, anak-anak diharapkan mampu membuat pilihan yang pasti. Apakah baik dan apakah buruk. Tapi apakah para pembuat cerita tersebut memberi pilihan selain baik dan buruk? Sebagaimana kita tahu, ada ribuan jalan ke Roma. Dimensi warna pun tidak hanya hitam dan putih yang tertangkap oleh indera penglihatan kita.
Anak-anak dalam tumbuh kembangnya akan mengalami kebimbangan. Dan nantinya mereka akan mengetahui bahwa selama ini ada warna-warna lain dalam kehidupan. Tapi itulah proses pendewasaan. Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan. Jadi tidak ada salahnya selain aku membaca buku Super Brain Power yang baru aku beli, aku juga sedang menunggu film Mulan II dan Shark Tale..long live cartoon!
Mungkin pola pemikiran semacam ini yang berusaha disiramkan dalam benak anak kecil yang sedang tumbuh. Dijejali dengan hitam putihnya dunia, anak-anak diharapkan mampu membuat pilihan yang pasti. Apakah baik dan apakah buruk. Tapi apakah para pembuat cerita tersebut memberi pilihan selain baik dan buruk? Sebagaimana kita tahu, ada ribuan jalan ke Roma. Dimensi warna pun tidak hanya hitam dan putih yang tertangkap oleh indera penglihatan kita.
Anak-anak dalam tumbuh kembangnya akan mengalami kebimbangan. Dan nantinya mereka akan mengetahui bahwa selama ini ada warna-warna lain dalam kehidupan. Tapi itulah proses pendewasaan. Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan. Jadi tidak ada salahnya selain aku membaca buku Super Brain Power yang baru aku beli, aku juga sedang menunggu film Mulan II dan Shark Tale..long live cartoon!
Monday, October 25, 2004
Selembar cerita lagi untuk kamu..
Aku sudah melalui begitu banyak gejala alam; panas dan dingin, sejuk dan gersang, sampai aku bertemu kamu. Jejak langkahku yang tersebar dimana-mana telah membentuk aku seperti sekarang ini, seorang perempuan dengan banyak kebodohan di masa lalu. Namun sekarang aku disini, luluh lantak dalam pelukan dan pesona matamu. Kamu telah menggenggam jiwaku, dan kau senderkan dalam kesederhanaanmu yang megah. Banyak rencana yang kita buat bersama untuk lembaran masa yang akan datang. Dan pengorbanan kamulah yang membuatku dapat melangkah pasti bersamamu. Sekarang kita menuju suatu titik yang sama, dan secara tidak langsung kamu telah mengubah aku. Setiap tetes darahku menasbihkan namamu, dan tak sedetik pun kau kabur dari lembar ingatanku. Aku akan selalu berpegang kepada k.i.t.a. Karena seperti setiap lembar daun maple yang berguguran, aku pun punya alasan. Untuk sedikit berkorban dan menderita, dan bahagia bersama kamu.
Monday, October 18, 2004
Seiring sepasang..
Aku ini sayap kiri, dan kamu sayap kanan..
Kemanapun sang diri terbang melayang,
disitulah aku dan tepat di sebelahnya ada kamu..
Aku tidak pernah takut tidur sendirian,
pun ketika harus mengepak tanpa henti segaris dengan awan..
Karena ada kamu yang kian mengiringi,
entah hasrat ataupun kodrat..
Kamu tahu apa yang paling aku suka?
Saat sang diri mulai menggerakkan kita setelah tidur yang panjang,
aku dan kamu yang masih terlelap dipaksa meregangkan otot motorik..
Otomatis mataku menangkap noktah cahaya yang kian melebar,
dan aku tahu kamu di sebelah tengah terangkat dalam derajat yang sama,
lalu kita menyaksikan fajar yang khusuk berdua..
Sangat romantis bukan?
Makanya aku jatuh cinta pada kamu,
yang sangat mirip denganku, si sayap kiri..
Hari berganti hari, bulan berganti bulan,
hingga tahun pun menghampiri..
Kita seiring tapi tak pernah bersatu!
Kecuali ada yang pernah lihat sang diri bertepuk sayap,
Pernahkah?
Kemudian aku berpikir, apa jadinya kamu tanpa aku?
Kamu tentu lelah mengangkat sang diri segaris dengan awan sendirian..
Kamu pasti sedih tidak punya teman sepenanggungan saat menyesap alam..
Aku kemudian mengambil keputusan yang didasari kesimpulan..
Bahwa kamu dan aku adalah partner yang takkan pernah terpisahkan,
sepasang kita adalah sempurna yang membawa sang diri terbang kemanapun..
Tapi selamanya aku bukan milikmu, dan kamu pun demikian..
Nanti bila karma kita lebih baik, barulah kita masukkan unsur kama di sana..
Kemanapun sang diri terbang melayang,
disitulah aku dan tepat di sebelahnya ada kamu..
Aku tidak pernah takut tidur sendirian,
pun ketika harus mengepak tanpa henti segaris dengan awan..
Karena ada kamu yang kian mengiringi,
entah hasrat ataupun kodrat..
Kamu tahu apa yang paling aku suka?
Saat sang diri mulai menggerakkan kita setelah tidur yang panjang,
aku dan kamu yang masih terlelap dipaksa meregangkan otot motorik..
Otomatis mataku menangkap noktah cahaya yang kian melebar,
dan aku tahu kamu di sebelah tengah terangkat dalam derajat yang sama,
lalu kita menyaksikan fajar yang khusuk berdua..
Sangat romantis bukan?
Makanya aku jatuh cinta pada kamu,
yang sangat mirip denganku, si sayap kiri..
Hari berganti hari, bulan berganti bulan,
hingga tahun pun menghampiri..
Kita seiring tapi tak pernah bersatu!
Kecuali ada yang pernah lihat sang diri bertepuk sayap,
Pernahkah?
Kemudian aku berpikir, apa jadinya kamu tanpa aku?
Kamu tentu lelah mengangkat sang diri segaris dengan awan sendirian..
Kamu pasti sedih tidak punya teman sepenanggungan saat menyesap alam..
Aku kemudian mengambil keputusan yang didasari kesimpulan..
Bahwa kamu dan aku adalah partner yang takkan pernah terpisahkan,
sepasang kita adalah sempurna yang membawa sang diri terbang kemanapun..
Tapi selamanya aku bukan milikmu, dan kamu pun demikian..
Nanti bila karma kita lebih baik, barulah kita masukkan unsur kama di sana..
Friday, October 15, 2004
Hari kelima belas
Jangan pernah tanyakan kenapa aku memilihmu ya,
karena kita akan kehilangan waktu banyak,
bisa berjam-jam, berhari-hari dan mungkin berminggu-minggu..
Jangan pernah berpikir bahwa kamu itu bukan seseorang yang berarti,
atau juga tidak punya kelebihan apa-apa,
karena aku akan mati-matian mendebatmu,
sungguh sampai titik darah yang terakhir..
Kamu adalah satu-satunya orang yang membuatku nyaman,
yang bisa menyaingi hangatnya berselimutkan flannel,
di tengah hujan deras yang bisa kita jenguk dari jendela kamar..
Kamu adalah sumber energiku yang terbesar,
yang bisa mencerahkan langit mendung,
meniup jauh-jauh awan tebal yang menggantung,
bahkan jika mereka ada dalam pikiranku..
Kamu adalah satu-satunya harapanku,
saat semua orang membelakangiku,
kamu malahan merengkuhku,
dan menyediakan bahumu hanya untuk aku..
Kamu kekasihku, yang sangat kupuja,
kamu adalah purnama yang gemar mencumbu lautan,
lautan yang tak letih mencumbu pantai,
dan terutama kamu adalah pria yang mencumbu jiwaku..
Aku milikmu, kekasihku..
dalam keheningan fajar,
kedahsyatan tengah hari,
kemegahan senja,
dan kemisteriusan malam..
Aku takkan tergantikan,
sebagaimana kamu di hidupku,
di hatiku, di nalarku, di ingatku,
dan di setiap inci tubuhku..
karena kita akan kehilangan waktu banyak,
bisa berjam-jam, berhari-hari dan mungkin berminggu-minggu..
Jangan pernah berpikir bahwa kamu itu bukan seseorang yang berarti,
atau juga tidak punya kelebihan apa-apa,
karena aku akan mati-matian mendebatmu,
sungguh sampai titik darah yang terakhir..
Kamu adalah satu-satunya orang yang membuatku nyaman,
yang bisa menyaingi hangatnya berselimutkan flannel,
di tengah hujan deras yang bisa kita jenguk dari jendela kamar..
Kamu adalah sumber energiku yang terbesar,
yang bisa mencerahkan langit mendung,
meniup jauh-jauh awan tebal yang menggantung,
bahkan jika mereka ada dalam pikiranku..
Kamu adalah satu-satunya harapanku,
saat semua orang membelakangiku,
kamu malahan merengkuhku,
dan menyediakan bahumu hanya untuk aku..
Kamu kekasihku, yang sangat kupuja,
kamu adalah purnama yang gemar mencumbu lautan,
lautan yang tak letih mencumbu pantai,
dan terutama kamu adalah pria yang mencumbu jiwaku..
Aku milikmu, kekasihku..
dalam keheningan fajar,
kedahsyatan tengah hari,
kemegahan senja,
dan kemisteriusan malam..
Aku takkan tergantikan,
sebagaimana kamu di hidupku,
di hatiku, di nalarku, di ingatku,
dan di setiap inci tubuhku..
Subscribe to:
Posts (Atom)